Parenting dan Anak
Inilah Pengaruh Lingkungan bagi Anak sejak Berada dalam Kandungan

Inilah Pengaruh Lingkungan bagi Anak sejak Berada dalam Kandungan
Orang tua zaman now perlu menyadari bahwa masa prenatal (kandungan) adalah proses pertumbuhan dan perkembangan awal dalam kehidupan manusia. Masa yang perlu mendapat perhatian lebih serius, karena yang terjadi pada masa ini, baik positif atau negatif, akan berpengaruh pada tahap perkembangan anak selanjutnya.

Sejak anak masih berupa janin atau bayi dalam kandungan, perhatikan pengaruh lingkungan, terutama bagi ibu. Seringkali orang tua kurang menyadari hal ini. Setiap kondisi yang tidak baik, bisa membawa dampak buruk bagi pertumbuhan dan perkembangan anak di kemudian hari.
Proses pertumbuhan dan perkembangan pada masa kehamilan, tidak akan berjalan dengan baik dan lancar. Apalagi jika tak ada upaya dari calon ayah dan ibu. Lalu, apa yang harus dilakukan?
Di tahun pertama kehidupan anak, khususnya 3 tahun pertama perhatikan hal-hal di bawah ini. Pada tiga tahun awal, perhatikan stimulus yang diberikan orang tua. Pun ketika janin masih dalam kandungan. Hal tersebut sangat memengaruhi perkembangan anak hingga dewasa.
Neuron di otak anak tumbuh dari hasil pengalaman pengasuhan dan berbagai stimulasi pada tahun pertama kehidupannya. Selain gen, lingkungan juga turut memengaruhi perkembangan anak.

  • Indra manusia yang pertama berkembang adalah pendengaran. Melalui pendengaran, orang tua dapat memengaruhi perkembangan buah hatinya.
  • Organ koklea (penting untuk mendengar) pada janin, mulai tumbuh pada usia kehamilan 24 minggu. Sensor pendengaran dan otak mulai berkembang ketika janin berusia 30 minggu.
  • Penelitian oleh Pacific Lutheran University membuktikan bahwa janin berusia 7 bulan dapat mendengar suara ibunya ketika mengajaknya bicara. Saat lahir, bayi dapat memberikan respon, bahwa selama di dalam kandungan dia mengerti dengan perkataan ibunya.
  • Segala bentuk emosi, seperti bersyukur dan rasa kesal yang disampaikan seorang ibu atau lingkungannya di sekitar anak, dapat memengaruhi perkembangan anak di masa depan.
Setiap anak lahir di atas fitrah. Orang tuanya-lah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR Bukhari)
Maka sepatutnya orang tua memerhatikan perilaku mereka ketika berinteraksi dengan janin sejak dalam kandungan. Selain itu, penting untuk memberikan stimulus yang dibutuhkan bayi di tahap awal perkembangannya. Bagi muslim, bisa diawali dengan sering memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Quran atau membacakan buku cerita dengan contoh moral yang bisa diikuti anak kelak. Mari, jadikanlah anak sebagai generasi yang cerdas akalnya dan mulia akhlaknya sejak dalam kandungan.








Parenting dan Anak Lainnya
4 Cara yang Dicontohkan Rasulullah Dalam Mendidik Anak
4 Cara yang Dicontohkan Rasulullah Dalam Mendidik Anak
Kamis, 04 Agustus 2016 02:19 WIB
Rasulullah telah menyampaikan dalam haditsnya tentang mendidik anak dan peran penting kita sebagai orangtua dalam mendidik anak, ada beberapa hal yang disampaikan oleh baginda Rasulullah harus kita jadikan contoh ataupun teladan dalam mendidik anak, apalagi munculnya teknologi yang dapat merusak masa depan anak-anak, terutama merusak agama, bangsa, Negara maupun masa depan anak itu sendiri.
9 Cara Menghindari Padepokan Dukun yang Berbalut Islami
9 Cara Menghindari Padepokan Dukun yang Berbalut Islami
Senin, 19 September 2016 04:17 WIB
Ayah Bunda, menurut Ustadz Arifin Ilham ada 9 ciri untuk mengetahui apakah seseorang yang mengaku ustadz, habib, atau ulama, merupakan dukun atau bukan. Hal ini juga perlu kita ketahui agar Ayah Bunda lebih nyaman dalam mempelajari agama Islam kepada ustadz atau guru.
HAL YANG SERING TERLUPAKAN OLEH IBU KEPADA ANAK
HAL YANG SERING TERLUPAKAN OLEH IBU KEPADA ANAK
Kamis, 08 Februari 2018 03:36 WIB
Satu hakikat lagi yang tidak diperdebatkan oleh dua orang bahwa masa yang dibutuhkan oleh seorang anak untuk bisa mandiri atau masa kekanak-kanakan anak manusia lebih panjang daripada makhluk hidup yang lain, diawali dengan kehamilan, melahirkan dan menyusui terjalin ikatan emosional antara ibu dengan anak yang tidak ada duanya, ini artinya interaksi anak dengan ibu dalam fase-fase tersebut relatif lebih intens, karenanya anak banyak mengambil dan belajar dari ibu dalam masa-masa tersebut khususnya masa-masa balita dan sekolah dasar, lebih-lebih masa pra sekolah, ibunya yang melatihnya duduk, berdiri, dan berjalan, ibulah yang mendekap dan menggendongnya jika dia jatuh ketika berlatih berjalan, ibulah yang melatihnya berbicara, memanggil mama, papa, ibulah yang menyuapinya sekaligus melatihnya cara-cara makan, ibulah yang dan seterusnya.
Idola Anak Menentukan Kepribadian Anak, Peran Ayah Bunda Sangat Dibutuhkan Agar Tidak Menyesal Kemudian
Idola Anak Menentukan Kepribadian Anak, Peran Ayah Bunda Sangat Dibutuhkan Agar Tidak Menyesal Kemudian
Senin, 07 Agustus 2017 09:57 WIB
Ayah Bunda kita tidak bisa memaksa anak untuk mengindolakan seseorang, tapi kita bisa mengarahkan anak agar mengindolakan yang kita mau. Selain bisa memberi dorongan positif, tokoh idola juga bisa memberi dorongan negatf. Oleh karena itu Ayah Bunda perlu memberi arahan yang benar terhadap pengidolaan si kecil.

Perlu Bantuan?

Hai, Saya ernawati Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? Asisten belanja Anda siap membantu Anda, atau Anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya.

Hubungi Saya Tentang Saya